Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Ratusan Pegawai HOREKA Ikut Sertifikasi Uji Kompetensi
Utama

Ratusan Pegawai HOREKA Ikut Sertifikasi Uji Kompetensi

Tuesday, 22 July 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Sertifikasi uji kompetensi kerja sama antara  Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Ratusan pekerja hotel, restoran dan kafe mengikuti sertifikasi uji kompetensi di hotel Grand Triyas, Kota Cirebon, Selasa (22/7/2025)

Sertifikasi uji kompetensi kerja sama antara  Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22-24 Juli 2025. Selama mengikuti sertifikasi uji kompetensi peserta akan mendapatkan teori dan praktek dari pemateri.

Ketua PHRI Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki mengatakan, tujuan dari sertifikasi uji kompetensi untuk memastikan pegawai restoran, hotel dan kafe memiliki keterampilan dan pengetahuan sesuai standar industri.

Lihat Juga :  10 Ribu Personel Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

“Kami ingin pegawai bekerja sesuai dengan standar industri industri pariwisata. Sehingga sektor pariwisata mampu bersaing dengan daerah lain,” kata Kiki sapaan akrabnya,

Kegiatan ini menyasar pegawai dari 18 hotel anggota PHRI, 8 restoran dan kafe yang dipilih berdasarkan kriteria pajak tertinggi di Kota Cirebon.

“Total peserta sebanyak 150 orang, terdiri dari 125 karyawan hotel dan 25 dari restoran dan kafe,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses uji kompetensi difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Disbudpar, dan tidak dipungut biaya alias gratis.

“Biasanya biaya uji kompetensi bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per orang, tapi kali ini seluruhnya ditanggung pemerintah. Ini sangat meringankan beban baik bagi karyawan maupun perusahaan,” kata Kiki.

Lihat Juga :  "NEPAL". Salah Satu Sekolah Terapkan Kurikulum Merdeka

Sementara itu Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengungkapkan, sertifikasi uji kompetensi sebagai langkah nyata dalam peningkatan kualitas SDM sektor pariwisata di Kota Udang.

Kegiatan ini, kata Agus, merupakan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata di bidang HOREKA (Hotel, Restoran, Kafe).

“Tujuannya jelas, untuk mencetak SDM yang kompeten dan profesional, sejalan dengan visi menjadikan Kota Cirebon sebagai Kota Pariwisata Berbasis Budaya yang Unggul di Indonesia,” ujar Agus. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleCirebon Power Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Cirebon
Next Article Kejari Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Dana PIP Aspirasi

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.