Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Program Bangga Kencana, Upaya BKKBN-RI Mencegah Stunting

Program Bangga Kencana, Upaya BKKBN-RI Mencegah Stunting

Monday, 28 October 2024
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
BKKBN-RI Bersama mitra kerja Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Aula Gedung Muhammadiyah, Kecamatan Kandanghaur
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – BKKBN-RI Bersama mitra kerja Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Aula Gedung Muhammadiyah, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu (27/10/2024).

Narasumber dalam kegiatan tersebut diantaranya Direktur Bina Kesehatan Reproduksi BKKBN-RI Marianus Mau Kuru, SE, MPH. Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si., Widyaiswara BKKBN Provinsi Jawa Barat Syaeful Anwar, S.Sos, M.PD.

Sosialisasi ini dihadiri ratusan masyarakat yang datang dari desa-desa yang ada di sekitar Kecamatan Kandanghaur. Mereka menyimak dengan baik paparan dari para narasumber tentang program Bangga Kencana dan pencegahan stunting.

BKKBN-RI Bersama mitra kerja tengah gencar mensosialisasikan program Bangga Kencana. Tujuannya bertujuan untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan mengatasi masalah stunting di Indonesia.

Lihat Juga :  Perumda Sengaja Diisi Plt, Walikota Cirebon Minta Petakan Masalah

Menurut Direktur Bina Kesehatan Reproduksi BKKBN-RI Marianus Mau Kuru, SE, MPH, Salah satu fokus utama dari program ini adalah penurunan kasus stunting di Indonesia. Dengan target Indonesia Emas di tahun 2045.

“Indonesia Emas artinya, generasi muda berkualitas, SDM yang mumpuni dan tidak stunting. Itu yang tengah kami kejar sampai terwujud,” kata Marianus kepada media.

Program Bangga Kencana sambungnya. melibatkan berbagai kegiatan di masyarakat, seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, dan Bina Keluarga Lansia. Posyandu, dan Faskes. Strategi yang dilakukan dalam program ini salah satunya edukasi mengenai alat kontrasepsi.

“Semua kegiatan yang berkaitan dengan ibu hamil, ibu melahirkan hingga tumbuh kembang anak merupakan bagian dari program Bangga Kencana,” ujarnya.

Lihat Juga :  Kasus Covid-19 Naik Signifikan, Sebagian Kecamatan Zona Merah

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si., Keluarga berperan penting mencegah stunting pada setiap fase kehidupan. Mulai dari janin dalam kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil, dan tumbuh kembang anak.

“Semuanya itu ada dalam keluarga. Jadi kami mendorong di Kecamatan Kandanghaur tercipta kampung keluarga berkualitas sebanyak-banyaknya. Agar pencegahan stunting bisa berjalan optimal,” ujar Netty.

Masih kata Netty, kaum perempuan memiliki peran penting. Perempuan akan mengandung anak yang nantinya menjadi penerus generasi bangsa. Anak dalam kandungan harus mendapatkan gizi yang cukup agar pertumbuhan optimal sehingga tidak stunting.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.