Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Polres Cirebon Kota Bersihkan Makam Sunan Gunung dari Pengemis
Utama

Polres Cirebon Kota Bersihkan Makam Sunan Gunung dari Pengemis

Tuesday, 5 August 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Polres Cirebon Kota Bersihkan Makam Sunan Gunung dari Pengemis
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Kawasan Makam Sunan Gunung Jati, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon menjadi ladang mata pencarian bagi pengemis. Mereka kerap memaksa pengunjung meminta uang receh.

Bukan hanya pengemis, penjaga kotak amal juga kerap memaksa pengunjung. Kondisi ini membuat tidak nyaman pengunjung yang datang dari luar kota. Hal ini kemudian dibuat konten oleh pengunjung dan viral di media sosial.

Menyikapi persoalan ini Polres Cirebon Kota bersama instansi terkait gencar melakukan penertiban. Hasilnya, sejak sepekan kawasan makam Sunan Gunung Jati lebih tertib dan nyaman.

“Sudah tidak ada pengemis jadi lebih nyaman. Semoga bisa seterusnya,” kata Hari (50) pengunjung asal Surabaya saat ditemui wartawan, Selasa (5/8/2025)

Lihat Juga :  Warga Mundu Amankan Ular di Dalam Rumah

Dia berharap kenyamanan bisa terus dijaga. Agar citra makam Sunan Gunung Jati sebagau salah satu destinasi wisata di Cirebon baik di mata pengunjung. Imbas peningkat jumlah wistawan yang datang ke salah satu wali allah.

“Semoga konsisten menjaga keamanan dan kenyamanan di lokasi komplek makam Sunan Gunung Jati,” tuturnya.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar berjanji akan memindak tegas jika masih ada pengemis dan oknum di depan kotak amal memaksa. Apalagi sampai keberadaan pengemis diorganisir dan melibatkan anak-anak.

Lihat Juga :  Disdik Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu Pasang Giri Bahasa Sunda

“Saya pastikan jika tidak bisa dibina akan di tindak tegas. Karena sebelumnya kami susah sampaikan untuk tisak mencari rejeki di tempat itu,” tegas Eko.

Masih kata Eko, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif kepada pengemis. Eko juga menyarankan kepada perangkat daerah terkait untuk dibekali keahlian agar tidak bergantung menjadi pengemis di komplek makam Sunan Jati.

“Tindakan tegas adalah langkah akhir namun kami kedepankan pembinaan dan edukasi bahwa keberadaan pengemis yang memaksa membuat citra makam Sunan Gunung Jati tidak baik,” ujar Eko.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleKAI Daop 3 Cirebon Mohon Maaf dan Terima Kasih atas Kesabaran Pelanggan
Next Article Ketua Bawaslu Kota Cirebon Sambut Baik Keputusan MK Soal Pilkada

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.