Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Pj Bupati Cirebon Tinjau Ruang Kelas SMPN 1 Tahun yang Ambruk

Pj Bupati Cirebon Tinjau Ruang Kelas SMPN 1 Tahun yang Ambruk

Tuesday, 10 December 2024
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
PJ Bupati Cirebon Wahyu Mijaya langsung meninjau  SMPN 1 Talun, Kecamatan Talun, yang ambruk
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – PJ Bupati Cirebon Wahyu Mijaya langsung meninjau  SMPN 1 Talun, Kecamatan Talun, yang ambruk. pada Selasa (10/12/2024).

Dia ingin melihat langsung kondisi ruang kelas yang ambruk hingga menyebabkan sejumlah siswa mengalami luka-luka.

Dari hasil peninjauan dan laporan kepala sekolah, kelas yang ambruk pada tahun 2021 sudah irehabilitasi. Namun menggunakan baja ringan, dengan genting yang dipakai masih yang lama.

“Rangkanya baru tapi gentingnya lama. Ini yang harus perlu disikapi bersama,” kata Wahyu kepada wartawan.

Dijelaskan, hujan lebat yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi salah satu penyebab ambruknya atap sekolah. Saat kejadian, beberapa siswa sedang menjalani remedial dan tujuh di antaranya mengalami luka-luka.

Lihat Juga :  Masukan DPRD untuk Pembangunan Daerah Jadi Prioritas Pemda Kota Cirebon

“Tujuh siswa yang terdiri dari empat laki-laki dan tiga perempuan, segera dilarikan ke Rumah Sakit Medimas untuk mendapatkan perawatan.” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi para siswa yang menjadi korban. “Kami akan pastikan pengobatan mereka sampai selesai,” ujarnya.

Terkait bangunan yang rusak, Wahyu Mijaya mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah untuk mengantisipasi kerusakan lebih lanjut.

“Kami akan koordinasi dengan aparat terkait untuk menurunkan genting yang ada di bagian bangunan yang rawan rubuh,” tambahnya.

Lihat Juga :  DLH dan PPPK Tanam 350 Pohon di Bekas TPA Grenjeng Kota Cirebon

Untuk kelancaran proses belajar mengajar, pihak sekolah telah menyiapkan ruang guru sementara untuk digunakan sebagai ruang kelas hingga libur sekolah berakhir pada 4 Januari.

“Kami akan segera melakukan perbaikan, sehingga di tahun 2025 pembelajaran dapat kembali berjalan normal,” harap Wahyu Mijaya.

Bupati juga menyatakan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memastikan keamanan bangunan lainnya.

“Kami akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap gedung-gedung yang menggunakan baja ringan dan genting berat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tegasnya.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Bongkar Rel KA Zaman Belanda Bikin Gaduh, Walikota Minta Maaf

Wednesday, 22 April 2026 Serba Serbi

Wakil Walikota Cirebon Pimpin Perwosi Periode 2026-2030

Thursday, 16 April 2026 Serba Serbi
Terbaru
  • Bongkar Rel KA Zaman Belanda Bikin Gaduh, Walikota Minta Maaf
  • Ingin Mediasi, Kuasa Hukum HSG Bantah Selingkuh
  • Selly: Terima Kasih Polri, Buronan Kasus Korupsi Bansos Berhasil Ditangkap
  • Diduga Selingkuh, Kades Kedungjaya Laporkan Anggota DPRD Kota Cirebon ke Polisi
  • Kabur ke Lampung, DPO Korupsi Bansos PKH Desa Mundu Berhasil Dirungkus
  • Ruas Jalan Kartini Kota Cirebon Akan Diaspal, Anggaran Rp4 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.