Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Pemkot Cirebon Apresiasi Aplikasi Permata yang Digagas DPUTR

Pemkot Cirebon Apresiasi Aplikasi Permata yang Digagas DPUTR

Tuesday, 9 November 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Pejabat DInas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Cirebon foto dengan Sekretaris Daerah. (Foto/ Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Trobosan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon membuat aplikasi Pengendalian dan Retribusi Menara Telekomunikasi (Permata), mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Cirebon. Rencananya aplikasi ini, mulai diberlakukan pada tahun depan.

“Kami mengapresiasi dan mendukung implementasi dari aplikasi Permata yang dilaunching DPUTR. Ini dalam rangka mempermudah sekaligus digitalisasi pelayanan publik, khususnya di pengawasan pengendalian menara telekomunikasi bersama, dan pembayaran retribusinya,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, Selasa (9/11/2021).

Potensi retribusi dari sektor ini, lanjut Agus, cukup besar namun pemilik provider ada diluar Kota Cirebon sehingga Pemda kesulitan untuk bisa menagih retribusi.

Lihat Juga :  Ada Oknum Provokasi PKL Pasang Bendera Putih

“Dengan aplikasi ini didorong agar retribusi bisa dilaksanakan dan masuk ke PAD. Dilihat dari potensi, dengan jumlah provider yang ada, cukup lumayan, dan kita belum ada PAD dari sektor ini, semoga secepatnya bisa diterapkan,” harap Agus.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni ATD MT mengungkapkan, dari data sedikitnya ada 271 menara telekomunikasi, terdiri dari 171 unit menara bersama telekomunikasi (MBT) dan 100 unit menara micro cell.

“Jika mengacu tarif dasar dalam Perda, maka dari 217 menara yang ada, maka dipastikan PAD dari sektor ini akan bisa masuk ke kas daerah sebesar 271 juta untuk setiap tahunnya,” jelas dia.

Lihat Juga :  Ribuan Siswa TK dan PAUD Ikut Manasik Haji

Dalam menghitung besaran retribusi, lanjut dia, ada nilai Indeks yang akan diterapkan, karena dilapangan, satu menara bisa ditempati oleh tiga operator seluler sekaligus, sehingga nanti penetapan retribusinya akan berbeda.

“Di Jakarta bisa lebih dari 3 juta per menara, jadi kan ada menara yang bisa tiga operator seluler, tapi nanti kena indeks, ada penghitungannya. Kami harapan, bukan hanya menara telekomunikasi, tapi retribusi lain bisa di digitalisasi melalui aplikasi ini,” kata Syaroni. [Why]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Pakai Bus ALS, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Motor Hasil Curian

Saturday, 6 June 2026 Utama

PSGJ Cirebon Bangkit dari Tidur Panjang, Siap Berburu Tiket Liga 3 Nasional

Saturday, 6 June 2026 Serba Serbi
Terbaru
  • Pakai Bus ALS, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Motor Hasil Curian
  • PSGJ Cirebon Bangkit dari Tidur Panjang, Siap Berburu Tiket Liga 3 Nasional
  • Sambut Libur Sekolah, Tiket Kereta Ekonomi Komersial Diskon 30 Persen
  • Kota Cirebon Raih Anugerah Terbaik Pertama Pengendalian Inflasi
  • Desa Ciawigajah Cirebon Sukses Olah Sampah Jadi Pupuk dan Briket
  • Konsleting Listrik, Rumah di Desa Cempaka Plumbon Hangus Terbakar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.