Mediacirebon.id – Anak-anak di Kota Cirebon menyampaikan berbagai aspirasi dan perhatian terhadap isu yang mempengaruhi kehidupan mereka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak yang diselenggarakan oleh Forum Anak Kota Cirebon.
Kegiatan ini menjadi Musrenbang Forum Anak pertama yang digelar di Kota Cirebon, sebagai ruang partisipasi anak untuk menyampaikan pandangan mereka terkait pembangunan daerah yang lebih ramah anak.
Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah kecukupan gizi anak, termasuk pembahasan mengenai kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam forum tersebut, anak-anak menilai komposisi gizi dalam program tersebut masih perlu ditingkatkan agar lebih mampu mendukung upaya pemenuhan kebutuhan gizi.
Selain isu gizi, perwakilan anak dari berbagai kecamatan dan kelurahan juga menyoroti sejumlah persoalan lain yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Salah satunya adalah ancaman dunia digital yang semakin kompleks, mulai dari paparan konten negatif, perundungan di media sosial, hingga interaksi daring yang berisiko bagi anak.
Para peserta juga menyampaikan bahwa pergaulan dan kenakalan anak saat ini semakin beragam dan kompleks, sehingga membutuhkan perhatian bersama dari keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Selain itu, kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan yang dirasakan di beberapa lingkungan di Kota Cirebon. Anak-anak menilai perlunya upaya pencegahan yang lebih sistematis dan masif di semua tingkatan, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah daerah.
Kepala DP3APPKB Kota Cirebon menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musrenbang Forum Anak tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan terpenuhinya hak partisipasi anak dalam pembangunan.
“Musrenbang Forum Anak ini merupakan langkah penting untuk memberikan ruang bagi anak-anak menyampaikan pandangan mereka terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi selama ini,” katanya. (Why)
