Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Musim Layangan di Cirebon , Grosir Kebanjiran Pesanan
Utama

Musim Layangan di Cirebon , Grosir Kebanjiran Pesanan

Wednesday, 30 July 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
grosir layangan asal Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon Yusuf
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Permainan layangan tengah digemari masyarakat Cirebon. Hampir setiap sore banyak masyarakat bermain layangan. Fator cuaca Cirebon yang tengah musim kemarau dan angin kumbang mendukung permainan ini.

Salah satu tempa favorit bermain layangan salah satunya di pinggir sawah Desa Jemaras, Kecamatan Kelangenan, Kabupaten Cirebon. Adi (13) warga setempat mengatakan, hampir setiap sore bermain layangan.

“Sore cuaca mendukung dan ada temannya pasti main layangan. Biasanya sampai menjelang magrib,” katanya kepada wartawan, Rabu (30/7/2025)

Menurut Adi bermain layangan tidak mudah. Jika kondisi angin tidak bagus layangan sulit diterbangkan. Namun jika angin besar layangan sulit dikendalikan. Adi menganggap permainan layangan penuh dengan tantangan.

Lihat Juga :  DPC Gerindra Sudah Ingatkan Affiati Tidak Ajukan Gugatan

“Hal ini yang membuat permainan layangan digemari semua kalangan. Dari muda hingga tua suka bermain layangan,” ujarnya.

Sementara itu grosir layangan asal Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon Yusuf mengaku kerap kehabisan. Sejak musim layangan sehari bisa menjual 5000 layangan.

Harga layangan mulai dari Rp 1.500 sampai Rp 2.500 per pcs, tergantung jenis kertas dan kualitas.

“Kertas paling bagus itu merk Duslak. Itu harga grosir kalau pedagang biasanya selisih Rp 500 sampai Rp 1000,” ujarnya.

Lihat Juga :  MBG di Desa Suci Cirebon Dorong UMKM Pangan Terlibat di Rantai Pasok Gizi

Stok layangan di rumahnya sempat habis selama tiga minggu terakhir karena melonjaknya permintaan.Yusuf terpaksa mengambil stok dari Bandung, meskipun akhirnya kehabisan juga.

“Layangan tengah diburu para penjual. Kadang banyak grosir kehabisan stok karena tingginya permintaan,” kata Yusuf.

Yusuf sendiri tidak menyangka bakal menjadi agen penjual layangan. Sebab awalnya hanya iseng untuk menuruti permintaan anaknya yang gemar bermain layangan. Akhirnya kini Yusuf menjadi grosir layangan dengan cuan yang cukup lumayan.

“Alhamdulillah bisa mencukupi ekonomi keluarga dan kebutuhan hidup sehari-hari,” pungkasnya.  (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleTuang Bensin ke Jerigen, Tiga Mobil Terbakar di Masjid Al-Falah Kedawung
Next Article Pengurus DPC FKDT Resmi Dilantik, Ini Pesan Wawali Kota Cirebon

Related Posts

Anggaran Wisuda Lansia Salimah Kota Cirebon, Dari Sedekah Minyak Jelantah

Saturday, 31 January 2026 Utama

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.