Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Laurentia Berharap Kota Cirebon Bisa Seperti Heshun Tiongkok
Utama

Laurentia Berharap Kota Cirebon Bisa Seperti Heshun Tiongkok

Wednesday, 26 November 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Delegasi Partai NasDem mengunjungi kota Heshun Old Town, Tiongkok.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Delegasi Partai NasDem mengunjungi kota Heshun Old Town, Tiongkok. Kunjungan ini  bagian dari agenda diplomasi budaya yang nanti ditularkan di Indonesia, khsusnya Partai NasDem.

Laurentia Mellynda menjadi salah satu kader yang ikut dalam kunjungan tersebut. Menurutnya, Partai NasDem, melihat peluang besar untuk membawa model pembangunan budaya–pariwisata Heshun ke Kota Cirebon.

“Heshun yang telah berusia lebih dari enam abad menjadi contoh keberhasilan integrasi budaya dan pariwisata berbasis komunitas,” kata Laurentia yang juga menjadi anggota DPRD Kota Cirebon

Masih kata Laurentia, rumah-rumah kuno Ming-Qing dipertahankan sebagai homestay, aula bersejarah dikelola sebagai pusat budaya, kerajinan lokal menjadi usaha produktif.

Lihat Juga :  Tertunda Pergi Haji, Sang Kakek Hanya Bisa Tertunduk Pasrah

Dia menilai, Cirebon memiliki modal sejarah dan budaya yang jauh lebih kaya dan berpotensi menjadi kota budaya kelas dunia jika dikelola dengan pendekatan serupa.

“Cirebon itu kota tua, kota sejarah, kota identitas. Yang kita perlukan adalah model pengelolaan yang terintegrasi seperti Heshun,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Cirebon memiliki warisan besar: Keraton Kasepuhan, Kanoman, seni tari, batik Trusmi, kuliner legendaris, hingga jejak sejarah pelabuhan dan perdagangan.

“Semua itu dapat menjadi fondasi ekonomi jika dikemas modern tanpa menghapus nilai budaya,” katanya.

Lihat Juga :  Jebol Akibat Banjir, Warga Minta Bendungan Canggong Segera Diperbaiki

Ketua Delegasi NasDem, Rio Okto Mendrino Waas, juga menilai Heshun sebagai model ideal bagi wilayah bersejarah di Indonesia. Keberhasilan Heshun membuktikan bahwa budaya bukan hambatan pembangunan, melainkan instrumen pertumbuhan ekonomi.

Sementara Damianus Bilo, Staf Khusus Ketua Umum NasDem, menyoroti keseimbangan antara pelestarian dan inovasi sebagai kunci utama.

“Heshun hidup karena warganya tidak hanya menjaga warisan, tetapi mengolahnya dengan cara baru,” katanya.

Kunjungan Delegasi NasDem ke Heshun ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja sama NasDem–ASEAN di Tiongkok pada 12–19 November,  (Aap)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleKetua Komisi I DPRD Minta Komisi Informasi Berikan Layanan Terbaik Pada Masyarakat
Next Article PIP Madrasah Jalur Aspirasi Cair, Selly: Jika Ada Potongan Lapor Saya

Related Posts

Anggaran Wisuda Lansia Salimah Kota Cirebon, Dari Sedekah Minyak Jelantah

Saturday, 31 January 2026 Utama

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.