Mediacirebon.id – Destinasi wisata kota tua akan kembali dihidupkan seiring penataan yang tengah dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DIsbudpar) Kota Cirebon.
Destinasi wisata ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Kota Cirebon. Dengan target 5 juta wisman di tahun 2026 tercapai.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengatakan, pengembangan kawasan kota tua menjadi salah satu prioritas Disbudpar.
Kawasan tersebut meliputi Pecinan, Lapangan Kebumen, hingga rencana pembangunan tugu titik nol kilometer di area Lapangan Kebumen sebagai ikon baru wisata Kota Cirebon.
Konsepnya tengah berjalan. Pelan-pelan akan kami tata kawasan kota tua berdasarkan sejarahnya,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (28/1/2026)
Untuk kawasan Pecinan, Disbudpar akan melakukan penataan sesuai fungsi kawasan dengan konsep wisata tematik. Beberapa program yang disiapkan antara lain aktivasi night market, penataan pedagang, hingga pengelolaan area parkir untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
“Pecinan akan dihidupkan dengan konsep tematik, seperti night market, penataan PKL, serta pengaturan parkir agar lebih tertib dan ramah wisatawan,” kata Agus.
Sementara itu, Lapangan Kebumen akan diarahkan menjadi pusat aktivitas seni dan budaya. Sejumlah kegiatan kesenian sudah mulai digelar, termasuk pertunjukan seni di Gedung Bundar.
Ke depan, menurut Agus, Lapangan Kebumen akan dikelola langsung oleh Disbudpar sebagai kawasan pasar seni dan ruang ekspresi budaya.
“Di Kebumen, aktivitas seni sudah mulai berjalan. Pertunjukan kesenian sudah kita mulai, dan ke depan kawasan ini akan menjadi pusat kegiatan seni budaya yang dikelola Disbudpar,” ungkapnya.
