Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Komisi VIII DPR RI Minta Tahun Ini Ada Keberangkatan Ibadah Haji

Komisi VIII DPR RI Minta Tahun Ini Ada Keberangkatan Ibadah Haji

Monday, 26 April 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Foto : Redaksi mediacirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

KEJAKSAN – Komisi VIII DPR RI berharap pada tahun 2021 ibadah haji bisa dilaksanakan. Sampai dengan saat ini Panja Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR masih membahas secara intensif mekanisme pelaksaan ibadah haji.

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina sudah meminta Kementerian Agama tahun 2021 ada jamaah haji yang diberangkatkan. Hal ini untuk mengurangi daftar antrian, meski resikonya calon jamaah haji wajib mengikuti protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

“Tahun lalu karena pandemi tidak ada keberangkatan. Tahun ini harus ada yang berangkat, berapa pun jumlahnya,” ujar dia disela-sela sosialisasi BPIH 1442 H dan keberlanjutan keuangan haji disalah satu hotel di jalan Kartini Minggu (25/4/2021).

Lihat Juga :  Ini Upaya Pemkot Cirebon Antisipasi Gelombang ke 3 Covid-19

Dalam prokes tersebut, jamaah haji harus mengikuti seluruh rangkaian. Seperti calon jamaah haji sudah dua kali divaksinsasi Covid-19, swab test, menjalani karantina baik sebelum dan sesudah ibadah haji

“Prokesnya sangat ketat sekali. Isolasi mandiri lima hari, swab test dan wajib menjalani vaksinsasi sebanyak dua kali sebelum keberangkatan,” tutur dia.

Ia tidak ingin semuanya dibebankan oleh jamaah haji. Oleh sebab itu besaran biaya haji belum bisa bisa ditetapkan.  Namun diperkirakan lebih besar dibanding sebelum pandemi.

“kami upayakan untuk prokes menggunakan anggaran dari Kementerian Kesehatan. Nanti ada subsidi dari pemerintah. Perkiraan biaya haji diatas Rp 40 Juta,” tambahnya.

Lihat Juga :  Polresta Cirebon Renovasi Rumah Nyaris Ambruk Milik Pasangan Lansia di Kaliwulu

Di tempat yang sama Ketua Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menjelaskan, dalam mengelola Keuangan Haji yang meliputi penerimaan, pengembangan, pengeluaran, dan pertanggungjawaban Keuangan Haji.

“Calon jamaah haji ada perpanjian yang mengikat. Jadi kami tidak berani menyalahgunakan anggaran umat tersebut. Pada tahun ini saldo yang terkumpul dari jamaah haji yang mengantre adalah Rp144 triliun,” papar dia.

Ia menegaskan, isu di media sosial tentang anggaran haji digunakan untuk infrastruktur tidak benar alias berita bohong. [MC-01]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Pakai Bus ALS, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Motor Hasil Curian

Saturday, 6 June 2026 Utama

Kota Cirebon Raih Anugerah Terbaik Pertama Pengendalian Inflasi

Friday, 5 June 2026 Serba Serbi
Terbaru
  • Pakai Bus ALS, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Motor Hasil Curian
  • PSGJ Cirebon Bangkit dari Tidur Panjang, Siap Berburu Tiket Liga 3 Nasional
  • Sambut Libur Sekolah, Tiket Kereta Ekonomi Komersial Diskon 30 Persen
  • Kota Cirebon Raih Anugerah Terbaik Pertama Pengendalian Inflasi
  • Desa Ciawigajah Cirebon Sukses Olah Sampah Jadi Pupuk dan Briket
  • Konsleting Listrik, Rumah di Desa Cempaka Plumbon Hangus Terbakar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.