Mediacirebon.id – Komisi I DPRD Kota Cirebon mengingatkan peran Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon sebagai corong informasi publik.
DKIS Kota Cirebon harus masif menyampaikan informasi agar masyarakat mengetahui kinerja setiap perangkat daerah, khususnya informasi yang berkaitan dengan layanan dasar masyarakat.
“DKIS harus mampu merawat dan menjaga arus informasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon Agung Supirno saat kunjungan kerja ke DKIS, Selasa (2/6/2026)
Agung Supirno mengatakan DKIS memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, DKIS merupakan sentral informasi Pemerintah Kota Cirebon yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus menangkal penyebaran informasi palsu atau hoaks di tengah masyarakat.
“DKIS juga harus mampu counter informasi yang berkaitan dengan pemerintah Kota Cirebon. Mengingat informasi hoaks saat ini banyak tersebar di media sosial,” tegas Agung.
Agung menambahkan, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya penyampaian informasi pembangunan dan program pemerintah secara cepat dan berkelanjutan kepada masyarakat.
“Yang paling dekat adalah bagaimana DKIS terus melakukan pembaruan informasi terkait program pemerintah, rencana pembangunan, maupun berbagai kegiatan yang sedang dilakukan Pemkot Cirebon.
Di tempat yang sama kepala DKIS Kota Cirebon Tubagus Muhammad Maulana Yusuf menungkapkan, akan meningkatkan transparansi pembangunan daerah melalui publikasi yang lebih masif dan terintegrasi.
Mulai tahun ini, masyarakat akan lebih mudah memperoleh informasi mengenai rencana pembangunan maupun hasil pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Cirebon.
“Semua rencana pembangunan dan hasil pembangunan akan kami publikasikan secara lebih luas. Tujuannya agar seluruh masyarakat Kota Cirebon mengetahui apa saja yang telah dan sedang dilakukan pemerintah,” katanya.
Tidak hanya menyajikan informasi pembangunan, DKIS juga berencana mengintegrasikan data statistik ke dalam konten publikasi. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat melihat capaian pembangunan secara lebih terukur melalui data yang akurat dan mudah dipahami.
“Melalui integrasi tersebut, perkembangan berbagai indikator pembangunan dapat ditampilkan secara komprehensif, mulai dari kondisi awal, program yang dijalankan, hingga hasil yang berhasil dicapai,” katanya.(Why)
