Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Kesejahteraan Sekolah Negeri dan Madrasah Masih Timpang
Utama

Kesejahteraan Sekolah Negeri dan Madrasah Masih Timpang

Monday, 22 September 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) di Gedung PGRI Sumber, Kabupaten Cirebon bersama anggota DPR RI Selly Andriani Gantina
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id– Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina menyoroti ketimpangan sekolah di bawah Kemendikbudristek dan Kementerian Agama. Padahal keduanya merupakan lembaga pendidikan milik pemerintah pusat.

“Ketimpangan ini sangat jelas sekali terlihat. Harusnya tidak terjadi karena sama-sama milik pemerintah,” katanya saat Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) di Gedung PGRI Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (20/9/2025).

Ketimpangan dirasakan dari mulai fasilitas, kesejahteraan guru dan faktor lainnya. Selly mencontohkan guru madrasah swasta di Kabupaten Cirebon banyak yang belum mendapatkan sertifikasi. Status mereka juga masih guru honor, belum diangkat menjadi PPPK.

Lihat Juga :  Lilin Lodaya, Polres "Ciko" Siapkan 15 Pos Pengamanan

“Sebetulnya sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama punya banyak kelebihan dan prestasi yang layak dibanggakan,” ujarnya.

Selly mengingatkan pentingnya sinergi antara Kemendikbudristek dan Kementerian Agama. Agar lulusan madrasah bisa mendapatkan akses pendidikan yang setara baik kesejahteraan maupun sarana prasarana.

“Guru-guru swastanya juga secara kesejahteraaan nya masih banyak tidak di perhatikan,” ujarnya.

Isu soal Ini akan disampaikan saat rapat kerja dengan kementerian terkait. Tentu dengan harapan persoalan kesenjangan bisa terselesaikan. “Kita harus perjuangkan bersama semi mendapat perlindungan dan kesejahteraan yang lebih baik,” tuturnya.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleWCD 2025, DLH Kota Cirebon Bersih-bersih TPS Rajawali
Next Article Menuju Tahap Akhir, Ini 15 Nama yang Lolos Seleksi KI Kota Cirebon

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.