Mediacirebon.id – Perselisihan antara Walikota Cirebon Effendi Edo dan Wakil Walikota Cirebon Siti Farida mendapat respon beragam dari berbagai kalangan. Salah satunya Karang Taruna Kota Cirebon yang menilai persoalan ini tidak perlu mencuat di publik.
Ketua Karang Taruna Kota Cirebon, Rian Hadi Saputra menyampaikan bahwa perseteruan keduanya cukup di ruang privat antara pimpinan daerah. Dia mengibaratkan walikota dan wakil walikota sebagai keluarga.
“Ibarat keluarga, masalah keluarga di bicarakan internal dan jangan sampai orang lain tau,” kata Rian kepada wartawan, Rabu (13/5/2026)
Menurut Rian, walikota memiliki peran sentral dalam menjalankan roda pemerintahan dan pengambil kebijakan. Sementara wakil walikota hanya berperan membantu jalannya roda pemerintahan sesuai arahan walikota.
“Apa yang di lakukan oleh Walikota Cirebon sejauh ini sudab benar, karena tidak ada yang mewajibkan harus persetujuan wakil walikota,” ungkap Rian.
Adapun polrmik yang mencuat dipermukaan adalah kesalapahaman yang harus disikapi dengan bijak. “Saya melihat dari dua sisi yang berbeda. Menurut saya semua mekanisme pun sudah di tempuh dengan benar,” jelasnya.
Rian berharap ke depan komunikasi para pemimpin daerah jauh lebih baik sehingga tidak ada saling serang satu sama lain. Dia mengingatkan soal Visi Misi walikota yang harus direalisasikan kedua kepala daerah ini.
“Fokus mewujudkan visi misi karena ini yang ditunggu oleh masyarakat Kota Cirebon,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, PKB Kota Cirebon berang atas sikap Walikota Cirebon Effendi Edo yang tidak melibatkan Wakil Walikota Cirebon Siti Farda dalam merumuskan rotasi mutasi pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon beberapa hari lalu.
PKB Kota Cirebon menilai Walikota Cirebon Effendi Edo melanggar komitmen yang dibangun saat akan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon dua tahun lalu. Apalagi wawali kerap ditinggal dalam pembahasan isu strategis di pemerintahan.
“Peran wakil walikota seolah-olah dihilangkan. Padahal seharusnya menjadi satu kesatuan yang tidak dipisahkan,” kata Sekretaris PKB Kota Cirebon Ide Bagus Setiawan (Ibas) kepada wartawan
