Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป IoT, Inovasi Baru Petambak Udang Tingkatkan Hasil Panen
Serba Serbi

IoT, Inovasi Baru Petambak Udang Tingkatkan Hasil Panen

Friday, 25 November 2022
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Wakil Bupati Cirebon bersama Direktur Ekonomi Digital Kominfo melihat hasil panen undang yang menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). (Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Kominfo RI mengimplementasikan gerakan petambak digital 4.0 pada petambak udang yang ada di Kecamatan Pengenan Kabupaten Cirebon. Hasilnya panen udang di daerah tersebut meningkat.

Gerakan Petambak Digital 4.0 merupakan program yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi dan bisnis pada petambak udang.

“Pada tahun 2022, ada 3 Kabupaten menjalankan program ini, yaitu Kabupaten Jembrana, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Cirebon,” kata Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo, I Nyoman Adhiarna, Jumat (24/11/2022).

Ia menjelaskan gerakan petambak digital 4.0 telah diimplementasikan sejak pertengahan tahun 2022 di Desa Bendungan dan Desa Pangenan.

Lihat Juga :  Lolos Verifikasi Prakerja Gelombang 19, Ini Langkah Berikutnya

Pihaknya fokus dalam pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT). melalui alat pengukur kualitas air yang dapat memberikan informasi secara real time seperti temperature, PH, Oksigen (DO bubble).

“Parameter tersebut untuk mengetahui kebutuhan tambak secara lebih presisi, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan produktifitas hasil panen,” paparnya.

Dengan mengunakan digital 4.0, sambung Nyoman, para petambak udang bisa mengetahui potensi dari hasil tambak udang. “Para patambak bisa terbantu, karena kini hasil udang jauh lebih besar dari sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Menurut Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih ada beberapa kecamatan berada di garis pantai. Yakni Kecamatan Kapetakan, Suranenggala, Gunungjati, Astanajapura, Mundu, Pangenan, Gebang dan Losari.

Lihat Juga :  Kadisdik Kota Cirebon Imbau Orang Tua Manfaatkan Waktu Libur Panjang

“Potensinya cukup besar, di Kabupaten Cirebon produksi udang vaname mencapai 6.727 ton dengan nilai lebih 470 miliar,” kata Ayu, sapaan akrabnya.

Ia mengungkapkan capaian tersebut masih belum diimbangi dengan pemanfaatan teknologi digital sensor kualitas yang menjadi faktor penting dalam hidup dan tumbuhnya benih udang.

“Kalau menggunakan teknologi Petambak Digital 4.0, kemungkinam hasil tambak udang jauh lebih besar lagi. Artinya, kesejahteraan dari para petambak di Kabupaten Cirebon bisa sejahtera,” kata Ayu. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleRaperda APBD 2023 Disetujui, Wali Kota: Harus Bermanfaat untuk Masyarakat
Next Article Bejat, Ayah Kandung dan Tiri Tega Cabuli Anaknya

Related Posts

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi

Jigus Buka Turnamen Sirkuit Bridge Bupati Cup 2026

Saturday, 24 January 2026 Serba Serbi

Program Cinta Statistik, Digitaliasi Desa untuk Maksimalkan Pelayanan Publik

Wednesday, 21 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.