Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Ekonomi Mulai Bangkit, Optimistis Target PAD 2021 Tercapai

Ekonomi Mulai Bangkit, Optimistis Target PAD 2021 Tercapai

Thursday, 9 September 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon, Arif Kurniawan S.T (Foto/Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2021 tercapai. Hal ini seiring perekonomian mulai menggeliat sejak Kota Cirebon menerapkan kebijakan PPKM Level 3.

Kepala BKD Kota Cirebon, Arif Kurniawan, S.T. memaparkan, target PAD Kota Cirebon di tahun 2021 sebesar Rp 516,9 miliar. Berdasarkan laporan per 31 Agustus 2021, realisasi PAD sudah sebesar Rp 224,53 miliar atau 43,44 persen.

“Melihat situasi sekarang ini, optimis target PAD di tahun 2021 bisa tercapai,” kata Arif, Rabu (8/9/2021).

Target PAD tersebut berasal dari pajak daerah sebesar Rp 192,01 miliar, retribusi daerah Rp 15,09 miliar, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan Rp 8,05 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah, termasuk RSD Gunung Jati sebesar Rp 301,73 miliar.

Lihat Juga :  Tekan Kenaikan Harga Beras, Bulog Cirebon Akan Salurkan Bansos

“Realisasi pajak daerah bisa dilihat secara online di situs resmi BKD Kota Cirebon,” ujarnya.

Sampai dengan 31 Agustus 2021, sambung Arif, realisasi retribusi daerah sebesar 45,25 persen, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan sebesar 76,82 persen dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar  36,67 persen. Sedangkan pajak daerah sampai dengan 8 September 2021 sebesar 54,57 persen.

“Itu di bulan Agustus, sekarang sudah pertengahan September angkanya mulai ada kenaikan,” beber Arif.

Pihaknya meyakini, perekonomian di Kota Cirebon yang mulai bangkit akan meningkatkan PAD Kota Cirebon. “Pasti ada kenaikan karena sektor jasa dan pariwisata sudah mulai buka meski pengunjung masih dibatasi,” kata dia.

Lihat Juga :  Pamaci Desak PDAM Kota Cirebon Laporkan Dugaan Korupsi ke APH

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., bersyukur kini kasus Covid-19 mulai melandai. Menurutnya, kondisi baik ini harus terus dijaga, bahkan sampai pandemi benar-benar berakhir.

“Masyarakatnya sehat, roda perekonomian perlahan meningkat lagi, insya Allah pendapatan daerah bisa tercapai targetnya,” kata Azis.

Pandemi Covid-19, sambung Azis, telah membuat pihaknya mengubah banyak kebijakan terkait anggaran dalam postur APBD. Penyesuaian anggaran dibutuhkan guna penanganan virus Corona.

“Tapi kita harus optimis akan bangkit seiring dengan situasi yang mulai terkendali ini. Namun jangan abaikan protokol kesehatan, dan vaksin,” katanya. [Why]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar

Monday, 13 April 2026 Utama

Polisi Gandeng Kak Jums, Ajarkan Anak Lawan Kejahatan

Monday, 13 April 2026 Utama
Terbaru
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
  • Polisi Gandeng Kak Jums, Ajarkan Anak Lawan Kejahatan
  • Terkendala Lahan, Baru 4 KMP Berdiri di Kota Cirebon
  • Meski Berpolemik, DPC PPP Kota Cirebon Kubu Uu Tetap Gelar Muscab
  • Peringatan HPSN , Wabup Cirebon Ajak Masyarakat Peduli dan Kurangi Sampah
  • Pelaku Terduga Penculik Anak di Kesunean Berhasil Ditangkap
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.