Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » DLH Bersihkan Sampah di Bantaran Sungai Kwista Gegesik
Utama

DLH Bersihkan Sampah di Bantaran Sungai Kwista Gegesik

Monday, 3 June 2024
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Kondisi sampah di bantaran Sungai Kwista, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon. (Foto. Prokopim Kab Cirebon)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akhirnya membersihkan sampah di bantaran Sungai Kwista, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon

DLH akan mengerahkan armada dan personelnya untuk membersihkan tumpukan sampah setinggi 4 meter yang menggunung itu selama 7 hari.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, tumpukan sampah berasal dari perilaku buruk masyarakat yang membuang secara sembarangan. Sehingga sampah menumpuk menyebabkan bau dan mencemari sungai.

“Kami khawatir akan berdampak buruk pada lingkungan di sekitar bantaran sungai Kwista,” kata Pj Bupati Cirebon.

Lihat Juga :  PKBM Sekar Sari progam pendidikan kecakapan wirausaha dengan Inovasi Kreatifitas UMKM

Setelah bantaran sungai bersih, akan disimpan sejumlah kontainer untuk menampung sampah. Masyarakat di sekitar lokasi itu, diminta untuk memanfaatkan penampungan baru tersebut.

“Masyarakat bisa memasukan sampah langsung ke kontainer yang sudah disiapkan,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, mengatasi permasalahan sampah bukan hanya menghadirkan solusi jangka pendek, melainkan harus berkepanjangan. Hal ini, untuk mewujudkan Kabupaten Cirebon bebas sampah.

“Mengatasi permasalahan sampah, bukan hanya untuk saat ini saja, melainkan untuk jangka panjang kedepannya juga,” imbuhnya.

Lihat Juga :  Kembali ke Masyarakat, Polri Fasilitasi Napiter Budidaya Ikan Air Tawar

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan mengatakan, keberadaan TPS liar di bantaran Sungai Kwista sudah ada sejak 1,5 tahun lalu.

Kemunculan penampungan liar lantaran TPS yang ada di Desa Jagapura Wetan ditutup oleh pihak pemerintah desa, karena tidak menerapkan pola pengangkutan sampah secara reguler.

“Dikomplain oleh masyarakat dan ditutup oleh desa. Akhirnya, masyarakat membuang sampah ke bantaran sungai,” jelas Iwan. (Why)

Sampah bantaran sungai Kwista Sampah Kabupaten Cirebon Sungai Kwista Jagapura Wetan
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleKetua DPRD Akan Kawal Proses PPDB Online di Kota Cirebon
Next Article Demokrat Rangkul PKS Koalisi Pilwalkot Cirebon 2024

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.