Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Cirebon Power Latih Komputer dan Digitaliasi Bagi Penyandang Disabilitas
Utama

Cirebon Power Latih Komputer dan Digitaliasi Bagi Penyandang Disabilitas

Wednesday, 11 February 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Cirebon Power Latih Komputer dan Digitaliasi Bagi Penyandang Disabilitas
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Komitmen menghadirkan lapangan kerja yang inklusif terus diperkuat di Kabupaten Cirebon. Melalui kolaborasi Vokasi Cirebon Power, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon, dan Relawan TIK Kabupaten Cirebon, puluhan penyandang disabilitas mengikuti pelatihan komputer dan digitalisasi guna meningkatkan daya saing di dunia kerja modern.

Pelatihan ini mendapatkan perhatian dan apresiasi banyak pihak baik dari dalam dan luar negeri. Secara khusus, sejumlah perwakilan dari lintas kementerian, seperti Kemenaker, Kemensos, KemenP2MI, Bappenas dan Kedutaan Besar Australia, mengunjungi langsung kegiatan pelatihan di Vokasi Cirebon Power.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

“Kami ingin memastikan bahwa teman-teman penyandang disabilitas memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Pelatihan komputer dan literasi digital menjadi kunci agar mereka bisa bersaing secara setara di pasar kerja,” ujar Novi.

Menurutnya, program ini tidak hanya berhenti pada pelatihan teknis, tetapi juga diarahkan pada penempatan kerja dan pendampingan lanjutan. Disnaker Kabupaten Cirebon berkomitmen menjembatani lulusan pelatihan dengan dunia usaha dan industri.

Lihat Juga :  Wali Kota Beberkan Capaian Kinerja, Gubernur Jabar Puji Kemajuan Kota Cirebon

“Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama. Vokasi Cirebon Power memberikan dukungan fasilitas dan kurikulum vokasi, Relawan TIK menghadirkan pendampingan digital, sementara kami memastikan akses ke peluang kerja nyata,” tambahnya.

Materi pelatihan meliputi pengoperasian komputer dasar, pengelolaan dokumen digital, penggunaan aplikasi perkantoran, hingga pengenalan platform kerja daring. Peserta juga dibekali keterampilan komunikasi dan kesiapan kerja untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Program ini mendapat perhatian dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian terkait dan mitra internasional, karena dinilai mampu menjadi rujukan pengembangan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di daerah lain. Model sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas teknologi dianggap efektif dalam memperluas akses kerja inklusif.

Novi menegaskan, keberlanjutan program menjadi prioritas utama ke depan. Dengan langkah konkret ini, Kabupaten Cirebon menegaskan diri sebagai daerah yang serius membangun ekosistem ketenagakerjaan inklusif, sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin Kabupaten Cirebon menjadi referensi nasional dalam pelayanan ketenagakerjaan inklusif. Bukan hanya memberi kesempatan, tetapi benar-benar memastikan teman-teman disabilitas mampu mandiri dan berdaya,” tegasnya.

Lihat Juga :  Ini Tujuan Kejati Jabar Sidak ke SMAN di Cirebon

Seementara itu, Manager CSR Cirebon Power, Hafid Saptandito mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan komputer untuk disabilitas, merupakan program perdana yang dilaksanakan oleh Vokasi Cirebon Power.

Menurut Hafid, ini juga merupakan salah satu bentuk inklusivitas vokasi Cirebon Power, dalam memberikan peningkatan skill unutuk masyarakat yang berada di sekitar perusahaan.

” Kita banyak menyelenggarakan pelatihan di vokasi ini. Untuk kali ini, kami juga memberikan ruang kepada rekan-rekan difabel, untuk belajar bersama di vokasi,” ujar Hafid.

Ke depannya, pihaknya juga akan terus berusaha merangkul para penyandang disabilitas ini dalam sejumlah program, baik itu pelatihan atau pemberdayaan. Di antaranya, yaitu melalui pelibatan dalam kelompok-kelompok yang sudah dibina oleh Cirebon Power. Para penyandang disabilitas ini, nantinya bisa bergabung di salah satu kelompok, sesuai dengan kemampuan dan kemauannya.

” Nanti bisa masuk ke kelompok digital printing, jahit atau yang lainnya,” ujar Hafid. (Rls)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticlePramuka Garda Terdepan dalam Pembinaan Karakter Generasi Muda
Next Article Dua Sungai Besar di Kota Cirebon Terpasang Trash Barrier

Related Posts

BPJS PBI Nonaktif, RSUD Waled Pastikan Layanan Cuci Darah Tetap Dilayani

Thursday, 12 February 2026 Utama

Komisi I DPRD Kota Cirebon Tinjau Titik Wilayah Perbatasan

Thursday, 12 February 2026 Utama

Hujan Besar, Perumahan Kota Baru Keandra Dukupuntang Longsor

Thursday, 12 February 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.