Mediacirebon.id – Besi bekas rel kereta api yang membentang di Sungai Kalibaru, Sukalila Kota Cirebon dipotong-potong pekerja sebagai upaya penataan kawasan Sungai Sukalila.
Pemotongan besi bekas rel kereta api ini disayangkan oleh Pemerhati cagar budaya Keraton Kacirebonan, Elang Iyan Ariffudin. Menurut Elang Iyan besi bekas rel kereta api itu merupakan saksi sejarah perkembangan transportasi di Kota Cirebon.
Bukan hanya itu, besi rel kereta api jadi saksi bisu bahwa di wilayah Sukalila dan sekitarnya pernah menjadi pusat perekonomian Kota Cirebon. Sebab pada zaman dulu, distribusi logistik dari Pelabuhan Cirebon ke Stasiun Kejaksan menggunakan kereta api.
“Saya lihat ternyata besinya sudah dipotong-potong beberapa bagian, sangat disayangkan sekali. Seharusnya sebelum diesekusi harus konsultasi dengan pemerintah terlebih dulu,” katanya kepada wartawan, Jumat (3/4/2026)
Elang Iyan menceritakan, sebelum terkenal sebagai wilayah Kalibaru, lokasi ini dulu terkenal dengan nama Pakootookan atau orang Cirebon mengucapkan dengan nama Peklutukan. Pakootookan adalah sub-nomor urut 101 di wilayah division Cheribon dalam administrasi kolonial Inggris pada 1815–1816.
Pada awal abad ke-20, Jalan Peklutukan menjadi jalur penting yang menghubungkan berbagai kawasan, mulai dari Kesenden hingga jembatan Kalianyar. Di sepanjang jalur tersebut terdapat permukiman warga seperti Kebonbenteng, Kemlaten, hingga Kebonbaru, sementara sisi lainnya masih berupa area persawahan.
Ia menambahkan, di kawasan itu juga pernah berdiri fasilitas penting seperti pabrik gas (Gaspabriek) dan rumah sakit pribumi yang kini menjadi Polres Cirebon Kota.
Selain itu, terdapat pula Pasar Ikan (Vischpasar) dan galangan kapal (Scheepstimmerwerf) yang menandai aktivitas ekonomi pesisir pada masa itu.
“JalanPeklutukan berubah nama menjadi Jalan Kapten Samadikun, untuk mengabadikan tokoh pejuang kemerdekaan yang gugur dalam pertempuran laut di perairan Cirebon,” jelasnya.
Jika bekas besi rel itu tidak dibongkar, maka bisa menjadi salah satu cagar budaya di Cirebon yang perlu dilestarikan. Agar generasi penerus mengetahui bahwa kawasan Sukalila memiliki sejarah perkembangan Kota Cirebon di masa lalu sampai saat ini.
