Mediacirebon.id – Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana alam, Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Kodim 0620 Kabupaten Cirebon serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan gladi kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam (Gulbencal) 2025 di Lapangan Kodim 0620 Kabupaten Cirebon.
Latihan terpadu tersebut dilakukan untuk memastikan respons cepat seluruh personel dan perangkat kebencanaan di wilayah Kabupaten Cirebon.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman mengatakan, gladi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana.
“Kami dari pemerintah daerah dan Forkopimda, bersama Danlanal dan Brimob melalui Dandim 0620 Kabupaten Cirebon sudah melakukan gladi tentang kesiapsiagaan penanggulangan bencana,” katanya Kamis (4/12/2025).
Ia menyampaikan bahwa tingginya intensitas perubahan cuaca menjadi alasan utama semua pihak harus selalu waspada dan terlatih dalam mengambil tindakan darurat.
“Kesiapsiagaan ini juga harus siap di tingkat kecamatan dan desa-desa supaya antisipasi bisa dilakukan lebih cepat,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron menyebut latihan Gulbencal mengombinasikan simulasi penanganan berbagai jenis bencana yang berisiko terjadi di Kabupaten Cirebon seperti banjir, angin puting beliung, banjir rob, hingga tanah longsor.
Menurutnya, penguatan kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut sumber daya manusia, tetapi juga ketersediaan sarana pendukung dan struktur organisasi kebencanaan hingga tingkat bawah.
“Apabila ada bencana, kita bisa melaksanakan penanganan dengan cepat dan tuntas, baik untuk penyelamatan maupun evakuasi,” tutur Yusron.
Pemkab Cirebon menargetkan seluruh unsur daerah dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat.
