Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Produksi Padi di Kabupaten Cirebon Terbesar di Jabar

Produksi Padi di Kabupaten Cirebon Terbesar di Jabar

Monday, 15 May 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
panen raya di Desa Jagapura Kulon, Kecamatan Gegesik. (Foto/ Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Produksi padi di Kabupaten Cirebon menjadi daerah penyangga di Jawa Barat. Bedasarkan data Kementerian pertanian, dari luas lahan pertanian di Jawa Barat, sebagian besar di Kabupaten Cirebon.

“Total luas lahan pertanian di Jawa Barat Irjen 892.821 hektare, sekitar 575.000 hektare ada di Kabupaten Cirebon,” kata Kementerian Pertanian, Jan Samuel Maringka usai panen raya di Desa Jagapura Kulon, Kecamatan Gegesik, Senin (15/5/2023).

Kementerian Pertanian sendiri memprediksi, produksi padi nasional periode Januari-Mei 2023 mampu menembus angka 23,94 juta ton. Dari angka tersebut, Kabupaten Cirebon berkontribusi sebesar 279.893 ton atau sekitat 5,54 persen.

Lihat Juga :  Pemkab Cirebon Kejar Target Vaksinasi Ibu Hamil

“Kabupaten Cirebon merupakan daerah penyangga di Provinsi Jawa Barat,” ujar Irjen Kementerian Pertanian, Jan Samuel Maringka.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menjelaskan, lahan pertanian di Kecamatan Gegesik seluas 4.998 hektare dan didalamnya terdapat 110 gabungan kelompok tani.

“Kabupaten Cirebon adalah lumbung padi. Kecamatan Gegesik menjadi salah satu daerah dengan lahan pertanian yang paling luas,” kata Imron.

Namun begitu, dibalik produktivitas pertanian padi yang terus mengalami kenaikan, aktivitas pertanian di Kecamatan Gegesik masih menghadapi berbagai permasalahan.

Lihat Juga :  Bank bjb Buka Peluang Investasi Produktif Lewat Sustainability Bond Tahap II 2026

Permasalahan tersebut, diantaranya lahan pertanian sering dilanda banjir, sering mengalami kelangkaan pupuk, hingga harga padi yang kerap anjlok saat waktu panen.

“Di Gegesik sering dilanda banjir, karena banyak aliran sungai yang dangkal. Kami berharap permasalahan ini bisa segera ditangani oleh pemerintah pusat, supaya petani bisa sejahtera,” harap Imron. (Why)

bupaticirebon panenrayacirebon
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.