Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Dishub Kota Cirebon Data Ojol Calon Penerima Bansos BBM
Utama

Dishub Kota Cirebon Data Ojol Calon Penerima Bansos BBM

Tuesday, 13 September 2022
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Dishub Kota Cirebon tengah melakukan pendataan ojek online (Ojol) penerima bantuan sosial (Bansos) pengalihan subsidi BBM. Proses pendataan melibatkan 6 aplikator ojol yang beroperasi di Kota Cirebon.

“Kami sudah undang perwakilan dari keluarga besar ojol Cirebon raya (KBOCR) untuk pendataan,” kata Kepala dishub Kota Cirebon, Andi Armawan, Selasa (13/9/2022).

Enam aplikator yang dilibatkan untuk pendataan yakni Grab, Gojek, Maxsim, NU Jek, Sopee Food dan KBOCR. Masing-masing aplikator akan menyerahkan nama ojol tersebut.

Lihat Juga :  H+7 Lebaran, Tol Cipali ke Cikatama One Way

“Aplikator yang memang terdata di Kota Cirebon kami libatkan untuk pendataan,” ungkapnya.

KBOCR diberi waktu hingga akhir pekan ini untuk pendataan. Setelah terkumpul data akan diserahkan ke instansi terkait. Mengenai petunjuk teknis penerima bantuan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail.

“Baru sebatas pendataan. Belum ke teknis calon penerima bantuan, sebab itu kewenangan kementerian,” kata dia.

Sementara itu, Ketua KBOCR Cirebon raya, Iswanto mengusulkan agar pendataan dilakukan secara bersama-sama antara komunitas dan aplikator. Dia juga meminta ojol yang terdata maksimal sampai bulan Agustus 2022.

Lihat Juga :  Eti Herawati Kembali Pimpin NasDem Kota Cirebon

“Bersama-sama ikut mendata agar tidak ada kesenjangan sosial antar ojol,” ujarnya.

Usulan tersebut, sambung Iswanto, telah disepakati bersama antara aplikator dan Pemkot Cirebon saat unjuk rasa pada pekan lalu.

“Sudah disepakati bersama antara waktu demo lalu di Balai Kota Cirebon,” tutur dia.

Seperti diketahui, Pemkot Cirebon mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar. Anggaran dipergunakan untuk pelaku transportasi, nelayan dan masyarakat terdampak kenaikan harga BBM. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleDPRD Terima Aspirasi Aliansi Ormas dan OKP yang Menolak Kenaikan Harga BBM
Next Article Transformasi PD Pembangunan Jadi Perseroda Harus Cepat Selesai

Related Posts

Anggaran Wisuda Lansia Salimah Kota Cirebon, Dari Sedekah Minyak Jelantah

Saturday, 31 January 2026 Utama

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.