Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Pemda Kota Cirebon Upayakan Pemerataan Mutu Pendidikan Maksimal

Pemda Kota Cirebon Upayakan Pemerataan Mutu Pendidikan Maksimal

Monday, 6 June 2022
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terus melakukan upaya agar pemerataan mutu pendidikan di Kota Cirebon bisa berjalan maksimal. Salah satu upaya yang dilakukan itu melalui sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati saat menghadiri silaturahmi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon, Sabtu (4/6/2022), di aula Politeknik Pariwisata Prima Internasional Kota Cirebon.

“Kota Cirebon sebagai rujukan daerah sekitar dalam dunia pendidikan. Terbukti dalam PPDB tidak sedikit yang datang dari luar kota. Meski sudah memberlakukan zonasi, tapi tetap mereka terus berbondong-bondong untuk bisa sekolah di Kota Cirebon,” jelasnya.

Lihat Juga :  HUT ke-95, Al Washliyah Cirebon Gelar Karnaval dan Sunatan Massal gratis

Eti menilai, kondisi tersebut berkat para guru yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap dunia pendidikan. Sehingga banyak keluarga yang menaruh mimpi anaknya di Kota Cirebon. Namun pihaknya mengingatkan bahwa Kota Cirebon perlu adanya pemerataan mutu pendidikan.

“Kita butuh pemerataan kualitas pendidikan. Upayakan tidak ada lagi stigma sekolah favorit, baik itu sekolah negeri maupun swasta,” kata Eti.

“Selain semua sama, seluruh sekolah juga berhak atas perhatian dari pemerintah,” tambahnya.

Di sisi lain, pihaknya juga berharap di tahun mendatang tidak ada lagi lonjakan kasus Covid-19, agar tidak memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau daring.

Menurut Eti, seluruh pelajar membutuhkan pembelajaran tatap muka (PTM), hal ini untuk mencegah agar pelajar tidak semakin candu terhadap gawai.

Lihat Juga :  Anggota DPRD Erry Yudistira Serap Aspirasi Warga RW 14 Kalijaga

“Tidak sedikit pelajar yang sudah candu terhadap gawai. Bagaimana tidak, selama dua tahun mereka sekolah online,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Cirebon, Dr. H. Irawan Wahyono, M.Pd., mengatakan, saat ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memiliki banyak terobosan dalam dunia pendidikan. Hal itu mengharuskan seluruh guru agar bisa lebih siap.

“Pemerintah pusat banyak terobosan dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, kita harus siap secara kompetensi guna menunjang program atau kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat,” katanya. (Why/Adv)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.