Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Pemkot Cirebon Alokasikan Anggaran Penanganan Covid-19 Sebesar 90 Miliar di Tahun 2022

Pemkot Cirebon Alokasikan Anggaran Penanganan Covid-19 Sebesar 90 Miliar di Tahun 2022

Thursday, 14 October 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPPPD) Kota Cirebon Iing Daiman. (Foto/Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon di tahun 2022 tetap mengalokasikan anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19. Anggaran yang dialokasikan sebesar 5 persen dari pendapatan atau 90 miliar.

“Sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 910/4350 SJ tentang Kebijakan Dalam Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 tertanggal 16 Agustus 2021,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPPPD) Kota Cirebon Iing Daiman, Kamis (14/10/2021).

Lihat Juga :  Setiap Jumat, Pegawai Pemkot Cirebon Mulai Berlakukan WFH

Iing menjelaskan, BTT tersebut untuk pemulihan ekonomi, perlindungan sosial, penanganan Covid-19 dan pendidikan. Empat sektor ini, terdampak langsung akibat Covid-19 yang terjadi di tahun 2020 dan 2021.

“Sebagai langkah antisipasi dari pengalaman sebelumnya. Jika tidak dianggarkan, khawatir program prioritas Pemkot Cirebon di tahun 2022 tidak bisa dijalankan,” tutur dia.

Dia memaparkan, pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap APBD. Pemkot Cirebon di tahun 2020 dan 2021 melakukan penyesuaian anggaran demi penanganan Covid-19.

Lihat Juga :  SDN Karya Mulya 2 Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu

“Penyesuaian anggaran tiga kali dilakukan untuk penanganan Covid-19,” ungkap dia.

Apa yang dilakukan Pemkot menurut Iing, tidak sia-sia. Capaian vaksinasi Kota Cirebon sebesar 75 persen atau tertinggi ke dua di Jawa Barat. Bahkan Kota Cirebon yang sebelumnya PPKM level 3, turun menjadi level 2.

“Capaian ini harus dipertahankan, karena berpengaruh besar kepada perekonomian di Kota Cirebon,” ujar dia. [Why]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Wakil Walikota Cirebon Pimpin Perwosi Periode 2026-2030

Thursday, 16 April 2026 Serba Serbi

Stok Menitipis, Ratusan Kapal Nelayan Sandar di PPN Kejawanan

Thursday, 16 April 2026 Utama
Terbaru
  • Wakil Walikota Cirebon Pimpin Perwosi Periode 2026-2030
  • Stok Menitipis, Ratusan Kapal Nelayan Sandar di PPN Kejawanan
  • BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.