Mediacirebon.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon memastikan beras dan minyak goreng untuk keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) layak dikomsumsi. Bansos pangan Januari dan Februari ini akan disalurkan pada akhir Maret nanti.
Demikian kata Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh kepada wartawan usai meninjau beras dan minyak di gudang bulog wilayah Lemahwungkuk, Selasa (10/3/2026)
“Berasnya layak konsumsi dan minyaKita dalam kondisi baik. Bahan pangan ini nanti akan didistribusikan setelah lebaran,” kata Elmi.
Sebelum bantuan didistribusikan kata Elmi, pihaknya melakukan uji kualitas dan kuantitas secara menyeluruh. Untuk beras, pemeriksaan dilakukan secara organoleptik atau pengujian menggunakan pancaindra guna memastikan kualitasnya layak dikonsumsi.
“Hasil pengecekan secara organoleptik menunjukkan bahwa beras yang akan disalurkan dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Beras ini juga merupakan produksi dalam negeri, bukan beras impor,” ujar
Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui masing-masing kelurahan di Kota Cirebon dengan target penyelesaian hingga akhir April 2026. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kesiapan petugas di tingkat kelurahan yang akan membantu proses distribusi.
“Karena nanti yang menyalurkan adalah petugas dari kelurahan. Kalau dibagikan sebelum Lebaran, dikhawatirkan terpotong libur panjang. Sementara kalau sudah mulai disalurkan, prosesnya harus berjalan terus,” jelasnya.
Masih kata Elmi, PBP dengan Desil 1 sampai 4 di bulan Januari dan Februari 2026 berhak menerima 20 Kg beras dan 4 liter minyak goreng. Total penerima bansos pada periode ini sebanyak 35.031 KPM.
“Tahun lalu hanya sampai Desil 3 tahun ini ada perubahan dan tentu jumlah bertambah, karena desilnya berubah,” jelas Elmi.
Bantuan pangan tersebut bersumber dari cadangan pangan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dalam pelaksanaannya, Bapanas menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan komoditas bantuan berupa beras dan minyak goreng merek Minyakita.
