Mediacirebon.id – SDN 1 Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon kekurangan ruang kelas kegiatan belajar mengajar (KBM). Ruang kelas yang ada tidak mampu menampung banyaknya murid.
Padahal sekolah dasar yang berada di wilayah barat Kabupaten Cirebon ini banyak menorehkan prestasi. Baik tingkat Dinas Pendidikan (Disdik) maupun tingkat Kabupaten Cirebon.
Camat Gempol Sri Darmanto mengatakan, banyaknya prestasi yang diraih menjadi alasan orang tua menyekolahkan anaknya di SDN 1 Palimanan Barat. Sehingga jumlah murid di sekolah tersebut membludak setiap tahunnya.
“Antusiasnya sangat tinggi, jadi sekolah tidak mampu menampung jumlah murid,” kata Sri usai peninjauan, Kamis (29/1/2026)
Ruang yang existing saat ini ada enam kelas, sementara total ada 12 rombongan belajar (Rombel). Kondisi ini sudah dialami sekolah sejak tahun 2020 sampai dengan sekarang.
“Kelas satu sampai enam ada dua rombel A dan B. Satu rombel diisi sebanyak 30 murid,” jelasnya kepada wartawan.
Kondisi demikian memaksa proses KBM murid secara bergantian. Masih kata Sri, yang menjadi persoalan banyak orang tua menolak, karena setelah sekolah murid mengikuti kegiatan lain.
“Pernah dibuat masuk pagi dan siang tapi orang tua menolak. Akhirnya pihak sekolah menyesuaikan proses KBM di setiap kelas,” jelas Sri.
Sri akan mengusulkan kepada perangkat daerah terkait untuk pembangunan ruang kelas baru. Sebab, tidak jauh dari sekolah ada lahan yang cukup dibangun untuk dua ruang kelas. Pihaknya berharap Disdik bisa merealisasikan rencana tersebut.
“Kami akan coba upayakan ada penambahan ruang kelas baru. Jadi nanti SDN 1 Palimanan Barat mampu menampung jumlah muridnya,” kata Sri.
