Mediacirebon.id – Mulai 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026. PT Kereta Api Indonesia menetapkan masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Guna memastikan kesiapan personel, Daop 3 Cirebon melaksanakan Apel Gelar Pasukan Angkutan di halaman parkir Stasiun Cirebon.
Vice President Daerah Operasi 3 Cirebon, Sigit Winarto menyampaikan, pihaknya menerjunkan 1.800 personel gabungan. Personel bertugas melakukan pengamanan di atas KA, lingkungan stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya.
“Seperti Dipo lokomotif dan kereta, serta tetap menjalin komunikasi dengan unsur-unsur keamanan TNI-Polri di sepanjang jalur KA,” ujarnya.
Bukan hanya itu, KAI Daop 3 Cirebon menambah petugas Customer Service Mobile (CSM) untuk melayani para pengguna jasa di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebonprujakan sejumlah 8 orang. Ada juga petugas Posko bantuan Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans) IRPS Korwil Cirebon, Edan Sepur dan KRD3.
“Total jumlahnya ada 38 orang dengan tugas memberikan informasi dan membantu penumpang KA di beberapa stasiun. Selain itu ada petugas pengisi air kereta sebanyak 54 orang dan tenaga Buzzeer Cleaning 18 orang yang ditempatkan di stasiun Cirebon dan Cirebonprujakan,” paparnya.
KAI Daop 3 Cirebon juga menyiagakan petugas perawatan prasarana yang terdiri dari 302 tenaga organik dan 390 tenaga non organik yang bertugas sebagai tenaga perawatan prasarana jalan rel dan jembatan serta petugas penjaga perlintasan sebidang.
Selain itu menambah petugas ekstra diantaranya petugas penilik jalan (PPJ) ekstra 27 orang, penjaga perlintasan sebidang (PJL) ekstra di 72 titik lokasi sebanyak 146 orang, dan 8 orang petugas posko daerah rawan ekstra pada 10 titik lokasi.
“Petugas dan perlengkapan tersebut disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas KA untuk memantau apabila terjadi kondisi yang dapat menghambat perjalanan KA,” jelasnya.
Selama masa angkutan Nataru di wilayah Daop 3 Cirebon, akan ada perjalanan 189 KA, dengan rincian KA reguler sebanyak 155 KA dan KA tambahan Nataru sebanyak 34 KA.
“Semoga dengan persiapan yang matang dari seluruh aspek, angkutan Nataru dengan menggunakan kereta api dapat berjalan dengan selamat, aman, lancar, terkendali, serta dilindungi dan diridhoi Allah SWT,” tutup Sigit.
