Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Sempat Disita Pemerintah, AHY Terbitkan Sertifikat Tiga Klenteng di Cirebon
Utama

Sempat Disita Pemerintah, AHY Terbitkan Sertifikat Tiga Klenteng di Cirebon

Tuesday, 16 December 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudoyono (AHY) mengunjungi Vihara Dewi Welas Asih, Kota Cirebon,
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudoyono (AHY) mengunjungi Vihara Dewi Welas Asih, Kota Cirebon, Selasa (16/12/2025)

Kunjungan AHY ke Vihara Dewi Welas Asih untuk memastikan sertifikat hak milik (SHM) tempat ini sudah terbit. Pasalnya AHY yang menandatangani penerbitan SHM Vihara Dewi Welas Asih saat menjabat sebagai Menteri ATR/BPN.

Tiga vihara yang sudah terbit SHM yakni Vihara Dewi Welas Asih yang dikelola Yayasan Budha Metta Kota Cirebon, Vihara Pemancar Kasih, serta Vihara Makin Talang, Kota Cirebon.

AHY menegaskan penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk kepastian hukum atas lahan dan bangunan rumah ibadah. Selain itu upaya melindungi hak umat beragama dalam menjalankan ibadah dengan rasa tenang dan aman.

Lihat Juga :  Bacaleg DPRD Jabar Ratnawati, Sapa Warga Kebon Benteng

“Kami ingin pastikan negara hadir demi memberikan rasa aman khususnya rumah ibadah di Indonesia salah satunya di Kota Cirebon,” katanya.

AHY menegaskan toleransi, kerukunan umat beragama, persatuan, dan pluralisme merupakan kekuatan besar bagi bangsa Indonesia yang majemuk. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus dijaga agar Indonesia dapat maju dan sejahtera bersama.

“Kita ingin memastikan bahwa keberagaman bukan menjadi kerentanan, melainkan kekuatan. Bangsa yang besar dan majemuk seperti Indonesia membutuhkan energi kebersamaan untuk bisa maju,” ujarnya.

Lihat Juga :  Indosat Perkuat Model Pembelajaran Berbasis Praktik di SMK Walang Jaya

Sementara itu Ketua Yayasan Buddha Metta Cirebon Bapak Jo Sutardi SHM menyampaikan bahwa, sertifikat tiga kelenteng diambil pemerintah dari Yayasan Buddha Metta pada 1996.

Tidak jelas alasan pemerintah mengambil sertifikat. Padahal sejak dulu bangunan tersebut merupakan cagar budaya dan tempat beribadah agama Budha. Setelah proses negosiasi yang cukup lama, akhirnya serifikat kembali Yayasan Buddha Metta.

“Berkat bapak AHY yang dulu menjabat Menteri ATR sertifikat bisa terbit dan sudah kembali ke empunya,” ujarnya. (Why)

 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticlePLN Siagakan 1.515 SPKLU Jelang Nataru di Jawa dan Bali
Next Article Perangkat Desa Wajib Amalkan 4 Pilar di Masyarakat

Related Posts

Anggaran Wisuda Lansia Salimah Kota Cirebon, Dari Sedekah Minyak Jelantah

Saturday, 31 January 2026 Utama

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.