Mediacirebon.id – Selama Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Daop 3 Cirebon menyediakan total 74.988 tempat duduk untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh.
Sedangkan untuk tarif tiket, Daop 3 Cirebon tetap mengacu pada ketentuan Tarif Batas Bawah (TBB) – Tarif Batas Atas (TBA), sementara tiket untuk KA Public Service Obligation (PSO) mematuhi tarif yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Lonjakan mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun secara konsisten kami antisipasi melalui penambahan kapasitas dan optimalisasi kualitas layanan,” kata Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin.
Tiket terbagi beberapa jenis kereta keberangkatan dari wilayah daop 3 Cirebon dengan jumlah total 4.166 tempat duduk per harinya dengan rincian:
KA Gunungjati relasi Cirebon-Gambir sebanyak : 600 tempat duduk
KA Cakrabuana relasi Cirebon-Gambir sebanyak 600 tempat duduk
KA Ranggajati relasi Cirebon-Surabaya Gubeng-Jember sebanyak 538 tempat duduk
KA Cirebon Fakultatif/Tambahin Cirebon-Gambir sebanyak 538 tempat duduk
KA Kaligung relasi Cirebonprujakan-Semarang poncol sebanyak 630 tempat duduk
KA Kaligung relasi Brebes-Semarang poncol sebanyak 1.260 tempat duduk
Muhibbuddin menyampaikan bahwa hingga Kamis (3 /12/2025) telah terjual 23.870 tiket atau 32 persen dari total 74.988 tempat duduk yang disediakan. Muhib mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket agar perjalanan libur Nataru lebih nyaman.
“Tiket KA Nataru 2025/2026 sudah dapat dipesan sejak 3 November 2025 melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta seluruh channel resmi pemesanan tiket,” ujarnya.
Muhib menjelaskan selama masa posko Nataru, aop 3 Cirebon mengoperasikan 170 perjalanan kereta api per hari, termasuk 32 perjalanan tambahan selama Nataru yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas pelanggan.
“Prediksi pada puncak Angkutan Nataru di Daop 3 Cirebon yaitu pada 4 Januari 2026 dengan volume sebesar 9.423 penumpang,” tegasnya. (Why)
