Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Puluhan Pasangan bukan Pasutri Terjaring Razia Satpol PP di Kedawung
Utama

Puluhan Pasangan bukan Pasutri Terjaring Razia Satpol PP di Kedawung

Thursday, 4 December 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Petugas meminta penghuni kos menunjukkan identitas diri berupa KTP maupun buku nikah.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Petugas Satpol PP Kabupaten Cirebon menjaring puluhan muda mudi du dalam kos-kosan yang ada di Kecamatan Kedawung, Kamis (4/12/2025). Mereka terbukti bukan pasangan suami istri dan diduga terlibat prostitusi terselubung.

Petugas gabungan TNI dan Polri mengetuk satu persatu pintu kos-kosan. Petugas meminta penghuni kos menunjukkan identitas diri berupa KTP maupun buku nikah.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kabupaten Cirebon Wisma Wijaya menjelaskan, petugas menemukan 12 pasangan di dalam kamar kos tanpa dapat menunjukkan bukti sebagai pasangan suami istri yang sah. Selain itu, lima wanita diduga pelaku open BO juga turut diamankan.

Lihat Juga :  Sambangi Korban Perundungan, Disdik Dorong Sekolah Ramah Anak

“Puluhan pasangan ditemukan di dalam kamar kos dan tidak bisa menunjukkan bukti pasangan yang sah,” ungkap Wisma.

Ia menyampaikan, penertiban ini dilakukan menindaklanjuti aduan masyarakat yang mengeluhkan rumah kos dijadikan tempat prostitusi terselubung. Razia juga mengacu pada Perda Kabupaten Cirebon Nomor 7 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Tuna Sosial.

“Laporan masyarakat cukup tinggi, karena lokasi tersebut sering dijadikan praktik prostitusi,” tegasnya.

Para pelanggar langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kabupaten Cirebon untuk menjalani pemeriksaan dan pembinaan. Mereka juga dikenakan sanksi administratif berdasarkan aturan pemerintah daerah.

Lihat Juga :  Gagal Nyalip, Remaja Tewas Terlindas Truk di Lamer Plered

“Selain mengamankan para pasangan, petugas turut menyita barang bukti berupa minuman keras, alat kontrasepsi, serta sejumlah telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi layanan prostitusi,” pungkasnya.

Satpol PP menegaskan, operasi serupa akan terus digencarkan untuk menjaga kenyamanan lingkungan dan mencegah praktik pelanggaran norma sosial di Kabupaten Cirebon. (Aap)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleDeepfake Porn dan Reproduksi Kekuasaan Patriarki di Ruang Digital
Next Article Rakorda KAHMI, Ombudsman-RI Ajak Awasi Pelayanan Publik

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.