Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Limbah Kentang Busuk Dibuang Sembarangan, Pedagang Batik Terganggu
Utama

Limbah Kentang Busuk Dibuang Sembarangan, Pedagang Batik Terganggu

Tuesday, 30 September 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Limbah pakan ternak dari kentang busuk ditutupi urugan tanah di depan pasar batik trusmi
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Setelah warga Setu Kulon, kini pedagang kaki lima (PKL) di area pasar batik bau tidak sedap. Diduga bau berasal dari pembuangan limbah pakan ternak.

Salah satu pedagang, Yogi menyampaikan sudah satu minggu bau tidak sedap dirasakan oleh para pedagang. Awalnya diduga berasal dari tempat pembuangan sampah, setelah kita telusuri berasal dari lahan kosong depan pasar batik.

“Saya lihat ada kentang busuk yang ditutupi dengan tanah. Dugaan kami dari limbah pakan ternak” ucapnya saat diwawancari Selasa (30/9/2025).

Lihat Juga :  Warga Kota Cirebon Tunda Berangkat Haji

Akibat bau busuk para pedagang mengalami penurunan omset penjualananya. Tak jarang pengunjung mengeluh dengan bau dari limbah kentang busuk.

“Bau itu sangat mengganggu, kita merasa dirugikan akibat bau kenteng busuk itu, penjualan turun selama satu minggu ini,” tegasnya.

senada dengan Supervisor Tropicana, Hasan Bisri, mengaku pihaknya telah menerima banyak keluhan dari pengunjung sejak sepekan terakhir.

“Hampir satu minggu bau busuk itu masuk ke area kolam renang, bahkan sampai ke dalam swalayan. Puncaknya tiga hari kemarin Jumat, Sabtu dan Minggu parah sekali, banyak pengunjung yang mengeluh mual-mual,” ujar Hasan.

Lihat Juga :  14 Guru dan Pegawai Disdik Kota Cirebon Resmi Sandang Gelar Magister Pendidikan

Tidak hanya itu, beberapa pengunjung bahkan mengalami muntah akibat bau yang terlalu menyengat. Hasan menduga limbah dibuang dalam jumlah besar oleh kendaraan truk.

“Awalnya saya kira dari sampah biasa. Setelah dicek oleh teknisi, ternyata benar ada aktivitas pembuangan limbah di lahan sebelah. Truk mondar-mandir lebih dari sepuluh kali, dari siang sampai malam,” tambahnya. (Aap)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleHUT ke-61, Golkar Kabupaten Cirebon Tebar Ribuan Paket Sembako
Next Article KMP Pekiringan Resmi Berdiri, Fokus Jual Sembako

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.