Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Mengenal Rio, Barista Disabilitas Sensorik Pertama di Kota Cirebon
Utama

Mengenal Rio, Barista Disabilitas Sensorik Pertama di Kota Cirebon

Wednesday, 15 November 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Rio Ferdinan, disabilitas sensorik tengah meracik kopi di tempatnya bekerja, Baraja coffee Kota Cirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Sigap, Rio Ferdinan (20) melayani menikmati kopi di Baraja Coffee, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Dia mampu meracik kopi andalan Baraja Coffee seperti, manual brew, espresso bahkan late art.

Rio merupakan remaja disabilitas sensorik yang tengah menjalani training menjadi barista di Baraja Coffee. Sebelumnya, Rio pernah mengikuti program Baraja coffee learning yang diadakan yayasan Pancaran Kasih, tempatnya menempuh pendidikan formal.

Pemilik Baraja Coffee, Fauzi Heiqmeuh mengatakan, Rio merupakan capaian dari programnya dalam melahirkan Barista disabilitas yang handal di Cirebon. Selain itu, memberikan kesempatan bagi kaum disabilitas berdasarkan peluang dan kemampuan.

“Rio sudah 2 bulan menjalani traning. Tidak butuh lama mengajarkan teknik membuat kopi. Karena sebelumnya sudah dipelajari,” ujar Ozi panggilan akrabnya, Rabu (15/11/2023).

Lihat Juga :  Keandalan Kereta Api di Daop 3 Cirebon, Kunci Sukses Angkutan Lebaran 2025

Sebagai bentuk komitmen Baraja coffee ramah disabilitas, Ozi tidak sungkan mengenalkan Rio dengan pelanggan yang datang ke Baraja coffee. Bukan hanya itu, ia juga memandu pelanggan berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

“Pelanggan sangat excited dengan Rio. Racikan kopinya juga disukai pelanggan,” tuturnya.

Ke depan, pihaknya akan menyediakan klu card dan papan tulis untuk mempermudah Rio berkomunikasi dengan pelanggan. “Kami akan terus belajar cara agar tempat ini benar-benar ramah disabilitas,” tuturnya.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Pancaran Kasih, Damon Nasution mengaku senang, muridnya bisa diterima menjadi barista di Baraja Coffee. Ini membuktikan bahwa kaum disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama.

Lihat Juga :  Revitalisasi Pasar Palimanan Pakai Anggaran Provinsi Jabar

“Kami tak menyangka, Rio yang sempat putus asa karena gagal menjadi marketing mobil, kini bisa menjadi barista,” kata Damon.

Sementara itu, Rio Ferdinan mengaku senang bisa bekerja part time di Baraja Coffee. Sejauh ini, hanya komunikasi yang menjadi kendala. Dia pun sabar memahami bahasa isyarat yang disampaikan pelanggan.

“Tak menyangka bisa diterima. Banyak teman dan banyak belajar tentang kopi,” kata Rio menggunakan bahasa isyarat yang didampingi gurunya. (Why)

 

 

Baraja coffee Barista Disabilitas Rio barista
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleDaop 3 Cirebon Ajak Komunitas, Napak Tilas Jalur Sepur di Indramayu
Next Article Bawaslu Kota Cirebon Raih Dua Penghargaan di Penganugerahan Kehumasan Bawaslu Jabar

Related Posts

Anggaran Wisuda Lansia Salimah Kota Cirebon, Dari Sedekah Minyak Jelantah

Saturday, 31 January 2026 Utama

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.