Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Pandemi, Keraton Kanoman Tetap Laksanakan Grebeg Syawal
Utama

Pandemi, Keraton Kanoman Tetap Laksanakan Grebeg Syawal

Thursday, 20 May 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Foto/ Netizen
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

GUNUNG JATI – Keraton Kanoman menggelar Grebeg Syawal di komplek Astana Gunung Sembung (komplek makam Sunan Gunung Jati), Kamis (20/5/2021). Ritual berjalan dengan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Juru bicara Keraton Kanoman, Ratu Raja Arimbi Nurtina mengatakan, Grebeg Syawal merupakan tradisi yang menjadi prosesi ritual Kesultanan Kanoman Cirebon sejak beberapa abad lalu. Prosesi ritual yang ditahbiskan (disucikan) dalam bentuk pengakuan terhadap silsilah para leluhur.

“Perhelatan atau rasa syukur yang berisi doa kepada para Raja-raja Cirebon khususnya Raja-raja Kesultanan Kanoman yang telah wafat,” kata dia kepada wartawan.

Lihat Juga :  DLH Kota Cirebon Buat Lubang Biopori di Sekolah dan Pelaku Usaha

Tahun ini, ritual Grebeg Syawal dipimpin oleh Sultan Kanoman XII Sultan Raja

Muhammad Emirudin yang diwakili Pangeran Patih Raja Muhammad Qodiran, sebagai Patih Kesultanan Kanoman.

Namun demikian dalam ritual Grebeg Syawal tetap mengedepankan protokol kesehatan. Salah satunya dengan tidak bersalaman dengan pengunjung usai ritual.

“Kami langsung pulang kembali ke Keraton Kanoman,” ujarnya.

Ia tidak bisa mencegah pengunjung datang ke ritual Grebeg Syawal. Pihaknya hanya bisa mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Lihat Juga :  Walikota Cirebon Ajak Masyarakat Sadar Pentingnya Taati PPKM Darurat

“Sulit kalau melarang, kami hanya bisa meminta pengunjung terapkan 3M (Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mencuci Tangan),” Kata dia. [MC-01]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleLili Tak Pernah Dipanggil Mahkamah Partai, Tiba-tiba Ada Instruksi Musda
Next Article Alun-alun Kasepuhan Mulai Direvitalisasi Pada Bulan Juni 2021

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.