Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Tak Bosan-bosannya, Komisi II Minta BPKPD Optimalkan Potensi PAD Kota Cirebon
Wakil Rakyat

Tak Bosan-bosannya, Komisi II Minta BPKPD Optimalkan Potensi PAD Kota Cirebon

Tuesday, 9 May 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso usai rapat kerja bersama BPKPD di ruang serbaguna I gedung DPRD, (Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Komisi II DPRD menyoroti kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon yang dinilai belum maksimal dalam mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso usai rapat kerja bersama BPKPD di ruang serbaguna I gedung DPRD, Selasa (9/5/2023). Karso menilai, BPKPD kurang dalam memetakan sektor-sektor yang sebenarnya begitu potensial untuk meningkatkan PAD.

Oleh sebab itu, jauh-jauh hari Komisi II sudah memberikan sejumlah rekomendasi. Salah satunya meminta BPKPD melakukan kajian untuk optimalisasi PAD. Akan tetapi, hal tersebut belum direalisasikan.

“Kami sudah beberapa kali merekomendasikan, misal untuk pendapatan dari sektor parkir, kemudian restoran dan hotel, itu mohon dibuatkan kajian. Sehingga kita tahu persis potensi sebenarnya seperti apa. Ini tidak pernah,” kata Karso.

Lihat Juga :  Syauqi Ingin RW 02 Kacirebonan pilot project Cirebon Hijau

Kajian semacam ini sangat penting. Sebab, kata Karso, untuk mendongkrak PAD Kota Cirebon seharusnya bisa dilakukan dengan memaksimalkan sejumlah sektor. Mulai potensi pajak dari aktivitas perdagangan, jasa, dan sebagainya.

Terlepas dari hal tersebut, lanjutnya, tanpa kajian pun Komisi II bisa mendorong peningkatan PAD dari sektor pelelangan ikan di Kejawanan. Hasilnya, pendapatan yang semula hanya Rp 200 juta kini naik sampai Rp1,3 miliar.

“Sudah berpuluh-puluh tahun itu hanya maksimal Rp200 juta. Ketika kami coba kerjakan dengan mengkaji data saja, dalam satu tahun berikutnya langsung meningkat 650 persen atau menjadi Rp1,3 miliar,” ujarnya.

Lihat Juga :  Een Rusmiyati Bersyukur, BRT Kini Melintas ke Argasunya

Hingga saat ini, Karso masih menunggu keberanian dari pihak BPKPD melakukan inovasi untuk mendongkrak PAD Kota Cirebon. Mengingat, sudah banyak di daerah lain yang bisa melakukannya.

“Artinya ini tinggal ada keberanian tidak, mengubah pola kerja yang selama ini berjalan. Kami menginginkan seperti itu. PAD Kota Cirebon itu luar biasa, tapi selagi pelakunya, tataran pelaksana dan kebijakannya seperti ini akan sangat susah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pengendalian Pajak Daerah BPKPD Kota Cirebon, Hermilian Eka menyambut baik masukan yang telah disampaikan Komisi II. Eka sepakat bila potensi PAD harus dioptimalkan.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleSumbangan Dana Bacaleg Demokrat Jabar, Bersifat Sukarela
Next Article Masyarakat Sabar, Perbaikan Jalan di Kota Cirebon Bertahap

Related Posts

Rawan Ambruk, Rekomendasi Komisi II DPRD Disnaker Pindah Kantor

Tuesday, 27 January 2026 Wakil Rakyat

Satpol PP Bahas Penertiban Bangunan Liar di Sempadan Sungai

Sunday, 25 January 2026 Wakil Rakyat

Komisi II Minta DUPTR Fokus Tangani Banjir dan Infrastruktur Tahun 2026

Wednesday, 21 January 2026 Wakil Rakyat
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.